Potensi Pesona Wisata IKN
DOI:
https://doi.org/10.71154/ztzwvx95Kata Kunci:
Pariwisata, IKN, Matriks BCG, Pangsa PasarAbstrak
Bahasa Indonesia pada pertengahan tahun 2019 mengumumkan rencana pemindahan ibu kota Indonesia ke luar pulau Jawa. Lokasi yang dipilih untuk ibu kota baru tersebut adalah Provinsi Kalimantan Timur. Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2022 menunjukkan bahwa Kalimantan Timur memiliki 664 objek yang didominasi oleh wisata alam. Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) meningkatkan peluang pengembangan pariwisata di Kalimantan Timur sebagai daerah penyangga IKN. Analisis untuk menentukan pangsa pasar dan pertumbuhan pasar menggunakan Boston Consulting Group (BCG). Paradigma penelitian ini adalah kuantitatif dengan tujuan untuk mengidentifikasi objek wisata dan memberikan usulan formulasi strategi bagi pengelola objek wisata, khususnya Kalimantan Timur. Hasil perhitungan matriks BCG menunjukkan bahwa pada tahun 2022, Kalimantan Timur memiliki tingkat pertumbuhan pasar sebesar 67,10% dengan pangsa pasar sebesar 0,0163. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan pasar tinggi, tetapi pangsa pasarnya rendah. Matriks BCG untuk Provinsi Kalimantan Timur berada pada kuadran tanda tanya, sehingga dapat dikatakan bahwa Kalimantan Timur membutuhkan biaya pengembangan dan investasi yang relatif tinggi untuk mengubah sektor pariwisata yang berada dalam kategori tanda tanya menjadi bintang dan kemudian menjadi sapi perah. Strategi yang dapat diterapkan adalah meningkatkan pangsa pasar dan mempertahankan pertumbuhan, berinvestasi dalam sumber daya manusia, memanfaatkan teknologi dan digitalisasi, serta mengembangkan keunggulan baru. Hasil studi ini memberikan implikasi manajemen bagi para pemilik objek wisata di Kalimantan Timur agar pariwisata dapat menjadi sektor penting bagi perekonomian Kalimantan Timur.
Unduhan
Referensi
Achsa, A., Verawati, D. M., Novitaningtyas, I., Rahardjo, B., & Lionora, C. A. (2023). Esensi Pemasaran. Yogyakarta: Istana Agency.
BPS. (2015). Mengulik Data Suku di Indonesia. https://www.bps.go.id/Id/News/2015/11/18/127/Mengulik-Data-Suku-Di-Indonesia.html.
BPS. (2022). Statistik Kunjungan Wisatawan Mancanegara 2022. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Effendi, M. I., & Kusmantini, T. (2021). Manajemen Strategi Evolusi Pendekatan dan Metodologi Penelitian. Yogyakarta: UPN “Veteran” Yogyakarta.
Hariadi, B. (2005). Strategi Manajemen. Jakarta: Bayumedia Publishing.
Heni, N., Santoso, B., & Rahayu, J. (2020). Strategi Pemasaran Berbasis Metode Boston Consulting Group (BCG) dalam Menghadapi Persaingan Pada Rumah Makan Sundari Jember. Jurnal Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember, 1–9. http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/6448
Hermawan, S., & Sriyono, S. (2020). Buku Ajar Manajemen Strategi & Resiko. Sidoarjo: UMSIDA Press. https://doi.org/10.21070/2020/978-623-6833-72-8
Isdarmanto, I., Christantinus, C., Sunarto, H., & Anthony, A. (2020). Strategi Branding Pengembangan Industri Pariwisata 4.0 Melalui Kompetitif Multimedia di Era Digital. Journal of Tourism and Creativity, 4(1), 1–20. https://doi.org/10.19184/jtc.v4i1.14383
Javier, W. M. T. (2023). Sekilas Mengenai Rencana Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/16126/Sekilas-Mengenai-Rencana-Pembangunan-Ibu-Kota-Negara-IKN-Nusantara.html
Kasih, W. C. (2019). Analisis Pengembangan Destinasi Wisata Religi Pada Islamic Center Kalimantan Timur di Kota Samarinda. Jurnal Administrasi Bisnis, 7(4), 424–437. https://doi.org/10.54144/jadbis.v7i4.2748
Nandi, N. (2008). Pariwisata dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jurnal Geografi Gea, 8(1), 33–42. https://doi.org/10.17509/gea.v8i1.1689
Priyono, P., & Chandra, T. (2016). Esensi Ekonomi Makro. Sidoarjo: Zifatama Publisher.
Samimi, A. J., Sadeghi, S., & Sadeghi, S. (2011). Tourism and Economic Growth in Developing Countries: P-VAR Approach. Middle-East Journal of Scientific Research, 10(1), 28–32. http://www.idosi.org/mejsr/mejsr10(1)11/5.pdf
Sanjaya, O., & Mulyanti, D. (2023). Analisis Matrik Boston Consulting Group (BCG). Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Manajemen, 2(1), 246–253. https://doi.org/10.58192/ebismen.v2i1.681
Saputri, S. A., Lionora, C. A., & Aprilistyan, S. F. (2023). Formulating Strategy Through Boston Consulting Group Matrix In The Tourism Industry. Barista : Jurnal Kajian Bahasa Dan Pariwisata, 10(02), 147–158. https://doi.org/10.34013/barista.v10i02.1255
Sarjono, B. (2013). Pengelolaan Strategi dalam Persaingan Bisnis. Jurnal Manajemen Strategi, 9(1), 58–61.
Sufi, S., & Sabri, J. (2020). Perwujudan Industri Pariwisata 4.0 Melalui Implementasi Digital Tourism di Kota Lhokseumawe. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 1(1), 79–96. https://doi.org/10.29103/jspm.v1i1.3015
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.